Mbak Ika..

 Bismillah,

.

Awal April kemarin ada webinar pengayaan anak usia remaja, materi khusus untuk peserta coaching Homeschooling Rumah Inspirasi. Narasumbernya adalah Bu Alzena Masykouri, materi dan penyampaian Bu Ella ini bagus banget, santai, seru dan mudah dipahami.

Nah apa hubungnnya dengan Mbak Ika? Jadi..Mbak Ika ini, anak sulung kami yg otw 10 tahun umurnya. Sempat stress kami dibuatnya, mood yg labil, mau nya yg enak2, suka membandingkan, dll.

Kami pun menyikapinya dg gaka kalah bikin stress Mbak Ika, si anak yg menjelang pubertas ini. Alhamdulillah setelah membaca buku dan ikut webinar sama Bu Ella, respon kami mulai berubah.

Ternyata2, si ABG ini tuh juga lagi mengahadapi badai di usia transisinya. Belum paham menamai emosi nya dan bagaimana cara mengatasinya, dan kami malah merespon dengan kaku. 

Jadi gimana sih seharusnya? Ya flashback aja, pas di umur2 itu, apa sih yg kita rasakan? Moody, mulai suka2an, ngeyelan, ngefans berlebihan pada suatu hal..iya kan??

Saya sampai senyum2 sendiri saat mengisi refleksi sebelum webinar dimulai. Pertanyaannya gini, Apa yg pernah Anda alami saat remaja yg Anda tidak ingin dialami juga oleh anak Anda?

Jawaban saya saat itu adalah ngefans sama public figur yg sampai nangis dan histeris saat mereka gagal pada piala dunia. Yup, saya adalah pecinta sepak bola.. Walau Mbak Ika ini ngefans nya sama BTS, mirip2 lah kejadiannya..

Menurut saya ini adalah kejadian yg memalukan, dan saya harap tidak terjadi pada anak saya. Daan..itu wajar..Begitulah dunia remaja, makanya judul nya romantika remaja🤦🏻‍♀️

Harusnya sikap orang tua adalah menerima emosinya dan meluruskan dengan intonasi yg seringan mungkin. Mungkin remaja kita terlihat cuek, namun terbukti dia memikirkan kata2 kita.

Banyak sekali insight di webinar tersebut, to be continued yak..

Kembali ke Mbak Ika, selama bulan April kemarin ada 2 hal yg sangat menarik. Yaitu tanggung jawabnya untuk mengembalikan modul yg terlambat ke sekolah di ramadhan ketiga kemarin. 

Mbak Ika memutuskan untuk menyelesaikan dan mengantarnya dengan mengendarai sepeda. Jalanan di Tangerang yg begitu ramai, motor dan mobil yg tak henti2 membuat hampir ciut nyalinya. Tapi terus saja dilanjutkan, ternyata banyak bantuan yg diberikan Allah pada Mbak Ika, mulai dari orang yg peduli untuk menyeberangkan, para pengendara yg memberikan jalan, jalanan yg lancar, semua terjadi atas izin Allah.

Golden moment nya saat ada dua pikiran yg membisik di telinganya, ketika dia sangat ketakutan, dia ingat pada Allah, dia berdzikir memohon pertolonganNya..Hasbunallah wa ni'mal wakiil, ni'mal maula wani'mannasir. MasyaaAllah leleh hati saya mendengarnya.. Amalan yg pernah saya ajarkan dan dicuekin aja, ternyata diamalkan Mbak Ika saat dirinya merasa cemas dan takut.

Pun ketika Mbak Ika janjian solat tarawih di masjid dengan teman sekolahnya. Rasa rindu ingin ketemu ditambah pingin nambah jam main membuat Mbak Ika pergi ke masjid naik sepeda di malam yg gelap dan sepi, karena banyak orang yg memilih solat di rumah termasuk kami.

Ya ya ya..Saya mulai paham maksud Bu Ella waktu itu, ini ciri khas remaja kami.

Dan semalam, ketika ikut mabit di masjid. Mbak Ika lagi2 menunjukkan prestasi nya. Dia sering maju untuk menjawab pertanyaan, bersikap sopan dan mengikuti kegiatan dengan baik sampai akhir. Alhamdulillah, MasyaAllah Tabarakallah..

Pelajaran untuk saya adalah saat kita menemui keburukan orang lain, cobalah untuk ingat2 kebaikannya,karena kebaikannya pasti lebih banyak. Belum tentu yg terlihat tidak baik saat ini akan tetap tidak baik. Allah Yang Maha membolakbalikkan hati manusia bisa berbuat sekehendak Nya, maka doakan yg terbaik utk mereka.

Sekali lagi saya diajarkan untuk mengimani Qadha dan Qadar. Allah Yang Maha Baik selalu punya rencana baik untuk hamba Nya. Rencana Allah pasti baik, insyaAllah🙏🏻🙏🏻

Comments